Jakarta — Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di bawah kepemimpinan Elly Rosita menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 yang aman, damai, dan kondusif. Peringatan May Day tahun ini rencananya akan dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama ribuan buruh dari berbagai daerah.
KSBSI menegaskan bahwa pelaksanaan May Day 2026 bukan hanya menjadi momentum penyampaian aspirasi pekerja, tetapi juga sebagai sarana memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, serta sinergi antara buruh dan pemerintah dalam membangun Indonesia yang lebih sejahtera. Oleh karena itu, KSBSI mengajak seluruh elemen buruh untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Ketua KSBSI, Elly Rosita, menyampaikan bahwa peringatan May Day tahun ini akan diisi dengan berbagai kegiatan positif, humanis, dan edukatif tanpa aksi demonstrasi maupun long march di jalanan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga stabilitas nasional, ketertiban umum, serta menciptakan suasana yang sejuk dan nyaman bagi masyarakat.
KSBSI juga mengimbau seluruh anggota dan simpatisannya agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu kericuhan atau tindakan anarkis, baik melalui media sosial maupun ajakan pihak tertentu. Untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, KSBSI telah menyiapkan koordinator lapangan dan pengamanan internal guna mengawal seluruh rangkaian acara sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, KSBSI menyatakan siap bersinergi dengan aparat keamanan serta pihak terkait demi mendukung kelancaran pelaksanaan May Day Fiesta 2026 di Monas. Diharapkan seluruh kegiatan dapat berlangsung aman dan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas di wilayah ibu kota.
Elly Rosita menilai bahwa perayaan May Day 2026 harus menjadi momentum kolaborasi antara pekerja, pemerintah, dan dunia usaha dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Ia juga menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif sangat penting untuk menjaga iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, KSBSI berharap peringatan May Day 2026 dapat menjadi contoh gerakan buruh yang dewasa, bermartabat, serta mampu memperjuangkan kesejahteraan pekerja melalui cara-cara yang damai dan bertanggung jawab.
