Jakarta — Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026, Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) menegaskan komitmennya untuk mengedepankan langkah-langkah konstitusional dalam menyampaikan aspirasi para pekerja dan buruh. GSBI menilai momentum May Day merupakan bagian penting dari perjuangan buruh dalam menyuarakan peningkatan kesejahteraan serta perlindungan tenaga kerja, namun tetap harus dilakukan melalui mekanisme yang tertib, damai, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Ketua Umum GSBI, Rudi HB Daman, menyampaikan bahwa pihaknya memahami adanya berbagai dinamika dan aspirasi anggota di sejumlah daerah yang ingin menjadikan May Day sebagai sarana perjuangan hak-hak pekerja. Meski demikian, GSBI tetap mengutamakan jalur dialog, audiensi, serta mekanisme hubungan industrial sebagai langkah awal dalam menyampaikan tuntutan kepada pemerintah maupun pihak pengusaha.
GSBI juga menegaskan komitmennya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif selama rangkaian kegiatan May Day 2026 berlangsung. Apabila terdapat aksi penyampaian pendapat di muka umum, seluruh kegiatan dipastikan akan dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan dengan pemberitahuan resmi kepada pihak terkait serta pengorganisasian massa secara tertib dan terukur.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan yang aman dan damai, GSBI akan membentuk serta mengoptimalkan peran satuan tugas (satgas) internal guna memastikan seluruh peserta aksi mematuhi aturan yang berlaku. Langkah tersebut juga dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi provokasi maupun penyusupan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat mencederai perjuangan buruh.
Menurut GSBI, kondusivitas merupakan kepentingan bersama, termasuk bagi pekerja dan buruh itu sendiri. Situasi yang aman dan stabil dinilai penting agar para pekerja tetap dapat menjalankan aktivitas secara optimal, sementara ruang komunikasi dan dialog dengan pemerintah maupun dunia usaha tetap terbuka secara produktif.
Rudi HB Daman menegaskan bahwa GSBI mendukung setiap upaya menjaga ketertiban umum dan menghormati aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas pengamanan selama peringatan May Day 2026. Ia juga mengajak seluruh anggota GSBI untuk tetap solid, tidak mudah terprovokasi, serta menjunjung tinggi kedewasaan dalam berdemokrasi demi terciptanya perjuangan buruh yang bermartabat dan situasi nasional yang tetap kondusif.
GSBI berharap pelaksanaan May Day 2026 dapat menjadi momentum perjuangan buruh yang strategis, terukur, dan berlandaskan hukum, sekaligus memperkuat citra gerakan buruh Indonesia yang dewasa, bertanggung jawab, dan mampu membangun hubungan industrial yang harmonis.
