Jakarta – Ketua Rumah Politik Indonesia (RPI) Fernando Emas mengapresiasi sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa Polri tetap berada di bawah Presiden. Fernando menilai ketegasan tersebut penting untuk menjaga prinsip single leadership dan efektivitas komando dalam urusan keamanan nasional.
Menurut Fernando, posisi Polri jika dipindah ke bawah kementerian berpotensi membuka ruang tarik-menarik kepentingan sektoral. Ia mengatakan keberadaan Polri langsung di bawah Presiden memastikan institusi tetap independen dan terhindar dari tambahan birokrasi yang dapat memperlambat respons di lapangan.
Fernando juga menyoroti bahwa struktur komando yang ada saat ini memperkuat integritas dan akuntabilitas Polri. Dengan jalur pengawasan yang lebih jelas, ia menilai kebijakan dan koordinasi penegakan hukum dapat berjalan lebih selaras, terutama terkait isu-isu yang menjadi perhatian publik.
Di tengah perdebatan mengenai struktur kelembagaan, Fernando mengapresiasi komitmen Polri menjaga kualitas pelayanan publik lewat digitalisasi layanan dan penyederhanaan proses birokrasi. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan fokus Polri tidak terganggu oleh dinamika politik.
Fernando menambahkan, sinergi Polri dengan berbagai lembaga negara dapat terjaga lebih stabil dengan struktur komando langsung ke Presiden. Menurutnya, koordinasi lintas sektor bisa berlangsung lebih cepat dan efektif.
Ia menegaskan, mempertahankan Polri di bawah Presiden menjadi modal penting untuk stabilitas keamanan dan penguatan demokrasi. Fernando berharap keputusan itu menjadi pijakan memperkuat institusi Polri agar semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
