Jakarta – Ketua Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, mengapresiasi langkah Kapolri dan jajaran yang menegaskan komitmen melanjutkan 8 Poin Percepatan Reformasi Polri dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI. Fernando menilai komitmen tersebut menunjukkan keseriusan Polri menjawab ekspektasi publik terkait profesionalisme dan transparansi institusi.
“Ini bukti Polri tidak berhenti pada janji, tapi sudah bergerak pada implementasi,” kata Fernando. Ia menyebut setiap poin reformasi, mulai dari peningkatan kualitas SDM hingga penguatan pengawasan internal, menjadi fondasi penting untuk memperkuat kembali kepercayaan masyarakat.
Fernando juga menyoroti langkah Polri memperbaiki integritas personel serta pembenahan sistem penegakan hukum yang dinilai penting di tengah sensitifnya berbagai isu yang menjadi perhatian publik. Ia menilai reformasi layanan publik melalui digitalisasi juga menjadi terobosan yang dibutuhkan masyarakat saat ini.
Tak hanya itu, Fernando mengapresiasi upaya Polri memperkuat sinergi dengan lembaga negara hingga organisasi masyarakat sipil sebagai bagian dari pengawasan partisipatif. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar implementasi 8 poin reformasi berjalan objektif dan terukur.
Fernando berharap komitmen Polri dalam menjalankan agenda reformasi terus dipertahankan. “Reformasi ini modal penting bagi stabilitas keamanan dan kualitas demokrasi. Harus terus dikawal,” ujarnya.
